Kasih Sayang Lebih Penting Dari Pada Harta

Pada suatu hari ada seorang istri berkata pada suaminya, ‘Jadi orang tua jangan
sibuk cari uang melulu! Perhatikan anak, kasih sayang lebih penting daripada
harta benda!’

‘Soal kasih sayang jangan diragukan lagi … lha wong aku ini cari uang buat
siapa kalau bukan untuk anak, istri, keluarga?’ Jawab suaminya.

‘Ya, itu sih memang sudah tugasnya Bapak! Tapi jangan salah, yang diharapkan
bukan itu saja. Yang penting lagi ada komunikasi antara Bapak dan Anak. Katanya
sang istri agak setengah kesal pada suaminya.

‘Udah … udah sering, nggak cuma sekali dua kali. Tapi sebagai bapak, kayaknya
aku ini kurang bisa deket sama anak laki-lakiku satu-satunya ini. Permintaannya
ada-ada saja.’ Jawab bapaknya menahan amarah.

‘Ya namanya saja anak laki udah SMA, minta motor, minta mobil itu wajar.’ kata
sang istri

‘Kalau soal motor, mobil ya saya kasih. Bapaknya kaya kok!’ Kata sang suami.

‘Lalu minta apa lagi yang Bapak tidak sanggup?’ Tanya istrinya.

‘Dia lagi tawuran sama teman-temannya dan aku diminta untuk jadi pemimpinnya
… !’ Jawab suaminya dengan berlinangan air mata.

Terbayangkah kita, bila kita sebagai ayah kita diminta oleh anak kita menjadi
pemimpin sebuah tawuran? Tentunya kita akan menjawab dengan tegas, Tidak, nak!
Tidak semua wujud sayang kepada anak berarti mengabulkan semua apa yang diminta
oleh anak.

Tugas kita sebagai orang tua mengajarkan menanamkan cinta dan kasih sayang agar
anak-anak kita tidak terbiasa menyebarkan kebencian sebab menyebarkan kebencian
paling mudah dilakukan daripada menyebarkan cinta dan kasih sayang. Coba
perhatikan disekeliling kita, anak-anak yang tumbuh dengan cinta dan kasih
sayang yang penuh dari kedua orang tuanya akan lebih mudah menghormati orang
lain dan kemampuan untuk berpikir positif dalam menghadapi setiap masalah.

Orang tua yang bahagia mampu menebarkan cinta dan kasih sayang dihati
anak-anaknya. Anak-anak yang hidup dalam cinta dan kasih sayang akan tumbuh
menjadi insan yang penuh cinta dan kasih sayang. Itulah makna sayang kita
sebagai orang tua kepada anak-anak kita.

—-
Orang yang senantiasa menyayangi sesamanya maka akan sayangi oleh Ar-Rahman
(Yang Maha Penyayang). Sayangilah yang ada di muka bumi niscaya engkau akan
disayangi oleh yang ada di langit.” (Hadist Riwayat At-Tirmidzi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: