Asam

Kata “asma” digunakan sebagai istilah untuk keadaan sesak napas akibat penyempitan pada pipa bronkial (pembuluh tenggorokan). Banyak faktor yang berperan dalam mencetuskan asma dan beberapa di antaranya menyebabkan serangan asma. Ada anggapan bahwa asma hanya terjadi pada anak-anak.

Namun pada usia dewasa pun asma tak jarang masih ditemukan. Asma sering kali dirasakan sebagai gangguan yang muncul sesekali, sehingga hanya memerlukan perawatan seadanya. Ada pula yang menganggap, ia sebagai penyakit menatap dan membutuhkan perawatan terus-menerus. Sulit mendefinisikan secara tepat apa dan bagaimana asma terjadi.

A. Sistem Pernapasan

Suatu kondisi di mana jalan udara dalam paru-paru meradang hingga lebih sensitif terhadap faktor khusus (pemicu) yang menyebabkan jalan udara menyempit hingga aliran udara berkurang dan mengakibatkan sesak napas dan bunyi napas mengikik.

Asma bukanlah suatu penyakit: ada beberapa pola asma yang berbeda. Dalam asma, ada beberapa tingkatan beratnya penyakit, sejumlah faktor pencetus, dan berbagai hasil pengobatan. Jadi, penanganan apa yang baik bagi seorang penderita asma belum tentu cocok bagi penderita asma lainnya.

B. Mengapa asma meningkat?

Masih belum jelas mengapa jumlah penderita asma dari tahun ke tahun meningkat. Alergi dalam rumah, infeksi virus, aspek lingkungan dalam ruangan seperti AC sentral, polusi udara, stres akibat gaya hidup modern, bahkan pengobatan oleh penderita asma sendiri, diduga kuat sebagai pencetus asma. Namun yang menjadi penyebab utama disinyalir adalah alergi yang diikuti oleh kombinasi faktor-faktor di atas.

C. Kematian akibat asma

Untunglah kematian akibat asma tidak banyak terjadi. Pada pertengahan 1960-an, pernah terjadi kepanikan akibat epidemi asma. Ini dipicu akibat penggunaan inhaler asma (obat yang dihirup). Namun belum diketahui pasti apakah inhaler tersebut yang menyebabkan kematian pada penderita asma.

D. Poin Penting Tentang Asma
1. Anak lelaki lebih sering terkena asma daripada anak perempuan, namun kondisinya agak lebih umum pada wanita dewasa dibandingkan pria.
2. Asma jarang dijmpai di tempat-tempat di mana tungau/kutu rumah sulit hidup.
3. Asma menurun dalam keluarga, tetapi penderita asma berat dapat mempunyai anak yang tidak terkena asma.
4. Faktor yang paling menentukan dalam menanggulangi asma pada anak adalah memberantas kutu rumah.

E. Faktor pemicu Utama Asma
1. Olahraga
2. Napas yang terengah-engah sehabis mengeluarkan banyak tenaga sering dianggap sebagai kurang bugarnya tubuh. Ini memicu terjadinya asma pada anak-anak.
3. Alergen
4. Serbuk sari merupakan pemicu yang mudah dikenali. Bulu hewan seperti kucing dan kuda, berpotensi mencetuskan asma.
5. Asap, debu, dan bau menyengat
6. Asap dan debu mengakibatkan iritasi pada saluran pernapasan.
7. Pilek dan Virus
8. Emosi dan Stres
9. Cuaca dan Emosi

F. Empat Gejala Utama Asma
1. Napas mengikik
2. Dengan atau tanpa sesak napas, napas yang mengikik dapat muncul jika ada pemicu atau karena sebab lain.
3. Sesak napas
4. Sering disertai napas mengikik dan batuk, tapi dapat juga muncul sendiri
5. Batuk
6. Batuk dengan lendir aau batuk kering dapat merupakan pertanda asma.
7. Sesak dada
8. Gejala asma ini dapat rancu dengan gangguan jantung pada orang yang lebih tua.

G. Pertolongan Diri Sendiri atau Anak Anda
1. Jangan merokok
2. Hindari pilek sedapat mungkin
3. Hindari terpapar alergen
4. Buat rencana mengotrol diri sendiri dengan bantuan dokter Anda
5. Informasikan pada guru tentang asma Anak Anda dan perlunya persediaan inhaler sewaktu-waktu
6. Hindari tempat di mana ada pemicu asma.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: